Penumpang Bandara Lombok Tembus 9 Ribu! Gubernur Iqbal Turun Langsung Cek Terminal, Bandara hingga Pelabuhan Jelang Mudik Lebaran

Lonjakan penumpang Bandara Lombok jelang mudik Lebaran 1447 H, pemerintah NTB cek kesiapan transportasi dan layanan.

Dok. Pribadi

Lonjakan penumpang jelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah mulai terasa di Nusa Tenggara Barat.

Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung meninjau sejumlah simpul transportasi utama pada Ahad (15/3/2026).

Peninjauan dilakukan di Terminal Mandalika, Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), hingga Pelabuhan Lembar untuk memastikan kesiapan layanan transportasi menghadapi puncak arus mudik.

Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal mengatakan jumlah penumpang di Bandara Lombok bahkan melampaui prediksi awal.

Jika sebelumnya diperkirakan hanya sekitar 8 ribu penumpang pada H-4 Lebaran, kenyataannya angka tersebut sudah menembus sekitar 9 ribu penumpang.

Menurutnya, peningkatan ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi sekaligus menjadi indikator membaiknya kondisi perekonomian masyarakat.

Di sisi lain, Gubernur juga menyoroti isu kenaikan harga tiket bus yang sempat menjadi perhatian masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa perbedaan harga tiket bisa terjadi karena adanya variasi kelas layanan dan fasilitas bus.

Meski demikian, pemerintah tetap mengingatkan seluruh perusahaan otobus agar mematuhi batas harga tertinggi yang telah ditetapkan serta menertibkan praktik penjualan tiket melalui pihak ketiga yang berpotensi menaikkan harga secara tidak wajar.

Sementara itu, hasil pemantauan di Pelabuhan Lembar menunjukkan adanya peningkatan arus kedatangan hingga sekitar 20 persen, terutama kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi dari arah Bali.

Rangkaian peninjauan tersebut juga dirangkaikan dengan pelepasan program Mudik Gratis Angkutan Laut rute Lembar–Surabaya yang dilepas langsung oleh Gubernur NTB.

Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pihak untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman. (FIR)***