JAKARTA – Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria mendorong pedagang kaki lima (PKL) dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk terus tumbuh, naik kelas, dan semakin terhubung dengan pasar. Tujuannya adalah untuk memperkuat ekonomi rakyat dan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.
“Kehadiran PKL menjadi sangat penting di kota dan desa, memberi kekuatan ekonomi terbesar di masyarakat sehingga bisa menghadapi badai karena PKL ada dimana-mana dan kuat dari bawah. Saya harap PKL semakin eksis, kuat, dan berdaya dan itu menjadi bagian tugas kita,” tegasnya saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Perjuangan (APKLI) Perjuangan Mengawal Pertumbuhan Ekonomi 8% di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
PKL dan UMKM memiliki posisi strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Keduanya tidak hanya berkaitan dengan aktivitas perdagangan sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian dari rantai ekonomi yang melibatkan produsen, pemasok, konsumen, hingga pelaku usaha lainnya.
Karena itu, Wamendes Ariza menyampaikan tiga agenda utama yang perlu didorong untuk memperkuat kontribusi PKL dan UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi. Ketiganya yakni menghidupkan kembali pasar rakyat, melakukan revitalisasi PKL, serta mengintegrasikan PKL dengan UMKM dan lembaga ekonomi desa.
“Pasar rakyat harus kembali menjadi ruang ekonomi masyarakat. PKL juga perlu ditata dan direvitalisasi agar semakin nyaman, produktif, dan mampu memberikan nilai tambah. Selanjutnya, PKL harus kita hubungkan dengan UMKM dan lembaga ekonomi desa sehingga terbentuk ekosistem usaha yang lebih kuat,” jelasnya.
Ia menilai penguatan keterhubungan antarpelaku ekonomi menjadi penting agar aktivitas usaha masyarakat tidak berjalan sendiri-sendiri. Integrasi tersebut diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas terhadap pasar, pembiayaan, teknologi, pendampingan, serta pengembangan kapasitas usaha.
Dalam kesempatan tersebut, Wamendes Ariza juga berharap APKLI Perjuangan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing para PKL. Seperti ia sampaikan di banyak kesempatan bahwa kerja sama lintas sektor merupakan kunci tercapainya pertumbuhan ekonomi serta turunnya angka kemiskinan.
“Saya berharap APKLI-P dapat menjadi mitra strategis pemerintah, bukan hanya dalam memperjuangkan kepentingan PKL, tetapi juga dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing para anggotanya,” kata Wamendes.
Wamendes Ariza mendorong agar transformasi PKL tidak hanya berorientasi pada penataan fisik, tetapi juga menyentuh aspek pengelolaan usaha. PKL perlu didorong agar semakin produktif, profesional, adaptif terhadap teknologi digital, serta memiliki akses pasar yang lebih luas.
“Mari kita dorong PKL yang lebih tertata, lebih produktif, lebih profesional, lebih digital, dan lebih terhubung dengan pasar. Karena dengan memperkuat PKL dan UMKM, kita sesungguhnya sedang memperkuat ekonomi rakyat,” pungkasnya.(ALF)***
























Leave a Reply