Surabaya dikenal sebagai surga bagi para pecinta wisata kuliner. Kota ini menawarkan beragam jenis makanan yang menggugah selera.
Berbagai hidangan khas tersedia di Surabaya dan selalu menjadi incaran, baik bagi penduduk setempat maupun wisatawan dari luar daerah.
Salah satu makanan khas yang wajib dicoba adalah lontong balap. Di antara banyaknya penjual lontong balap di Surabaya, Lontong Balap Pak Gendut menjadi salah satu yang paling terkenal.
Warung ini telah berdiri lebih dari lima dekade dan tetap mempertahankan cita rasa yang otentik hingga kini.
Sejarah Singkat
Lontong Balap Pak Gendut pertama kali didirikan pada tahun 1956 oleh pemiliknya, yang akrab disapa Pak Gendut.
Setelah beliau wafat, usaha ini diteruskan oleh putranya. Awalnya, warung ini berupa gerobak kaki lima yang diwariskan oleh ibunya, Saunah, yang telah berjualan lontong balap sejak 1958.
Pak Gendut kemudian mengambil alih usaha ini pada tahun 1987 dan terus mengembangkannya hingga menjadi salah satu yang paling dikenal di Surabaya.
Apa yang Membuat Lontong Balap Pak Gendut Istimewa?
Lontong balap terkenal dengan perpaduan rasa gurih, pedas, dan segar dalam setiap porsinya. Biasanya, hidangan ini disajikan dengan sate kerang serta segelas teh manis hangat untuk melengkapi kenikmatannya.
Seperti kuliner khas Surabaya lainnya, lontong balap memiliki cita rasa pedas yang menggugah selera.
Keunikan Lontong Balap Pak Gendut dibandingkan dengan yang lain terletak pada lentho gorengnya.
Sekilas, lentho mirip dengan perkedel, tetapi warnanya lebih gelap dan teksturnya lebih padat. Lentho dibuat dari kacang tolo yang dihaluskan dan dicampur dengan parutan singkong serta bumbu khusus, kemudian digoreng hingga matang.
Lentho di Lontong Balap Pak Gendut hanya menggunakan kacang tolo murni tanpa tambahan lainnya, sehingga menghasilkan tekstur yang lebih renyah dan tetap nikmat meskipun sudah bercampur dengan kuah lontong balap.
Harga Menu
Sebagai salah satu ikon kuliner legendaris di Surabaya, harga lontong balap di warung Pak Gendut tetap terjangkau. Satu porsi lontong balap dibanderol dengan harga sekitar Rp 12 ribu hingga Rp 15 ribu.
Harga yang sama juga berlaku untuk sate kerang, yang dianggap sebagai pelengkap wajib untuk menikmati lontong balap secara maksimal.
Lokasi
Lontong Balap Pak Gendut Sejak pertama kali berdiri hingga tahun 2012, warung ini berlokasi di sekitar Jalan Kranggan, dekat dengan gedung Bioskop Garuda, sehingga dulu sering disebut sebagai Lontong Balap Garuda.
Namun, pada tahun 2012, lokasi warung ini dipindahkan ke Jalan Profesor Doktor Moestopo, tepat di depan Gedung PDAM Surabaya.
Lokasi ini sangat strategis karena berada di pusat kota dan dekat dengan Stasiun Surabaya Gubeng.
Bagi wisatawan dari luar kota, perjalanan menuju warung ini sangat mudah, cukup dengan menggunakan transportasi daring dari stasiun dengan jarak sekitar 2,2 km atau sekitar lima menit perjalanan menggunakan kendaraan bermotor.(JC)***
























Leave a Reply