
Bangun Ide – Jika Anda mencari gambar yang paling mewakili Jepang, kemungkinan besar gunung berapi berbentuk kerucut sempurna dengan puncak bersalju, Gunung Fuji bukan hanya untuk dinikmati dari kejauhan banyak orang memasukkan pendakian gunung ini sebagai impian yang ingin diwujudkan.
Meski demikian, akibat lonjakan wisatawan, peraturan baru mulai diterapkan. Mulai tahun 2025, pendaki yang tidak memiliki reservasi penginapan di pos pendakian akan dilarang naik antara pukul 14.00 hingga 03.00 untuk mencegah aktivitas mendaki malam hari.
Selain itu, pendaki juga diwajibkan mendaftar secara online. Musim pendakian resmi dimulai setiap awal Juli dan berakhir pada awal September. Perlu diingat bahwa jalur pendakian ditutup di luar musim tersebut.
Terdapat empat jalur pendakian berbeda yang dapat digunakan untuk mencapai puncak Gunung Fuji, yaitu Jalur Yoshida (kuning), Subashiri (merah), Gotemba (hijau), dan Fujinomiya (biru).
Setiap jalur terbagi menjadi 10 pos atau tahap, dan umumnya para pendaki memulai perjalanan mereka dari Pos Kelima masing-masing jalur. Info jalur lebih lengkap tersedia di situs resmi pendakian Gunung Fuji.
Mulai tahun ini, semua jalur pendakian Gunung Fuji menerapkan aturan baru:
- Gerbang ditutup pukul 14.00–03.00, kecuali bagi yang memiliki reservasi penginapan.
- Biaya pendakian menjadi ¥4.000 per orang, tanpa batasan usia.
- Pendaki wajib mendaftar rencana pendakian secara online.
Prefektur Yamanashi (Jalur Yoshida):
- Kuota harian dibatasi 4.000 orang.
- Reservasi dilakukan melalui tautan resmi.
- Petugas dapat menolak pendaki tanpa perlengkapan memadai.
Prefektur Shizuoka (Subashiri, Gotemba, Fujinomiya):
- Tidak ada batasan jumlah pendaki.
- Pemesanan melalui aplikasi Shizuoka Fuji Navi.
- Wajib mengikuti seminar keselamatan dan menunjukkan QR code saat masuk.
Gunung Fuji paling padat antara 20 Juli–Akhir Agustus, terutama saat libur sekolah dan Obon (13–15 Agustus). Pilih hari kerja untuk menghindari keramaian.
Cuaca bisa berubah tiba-tiba, bahkan di musim resmi. Pastikan cek prakiraan cuaca dan siapkan perlengkapan untuk hujan, angin, dan suhu dingin di puncak.
Untuk melihat matahari terbit di puncak Gunung Fuji (goraikou), ada dua cara yang umum dilakukan. Pertama, mulai mendaki sejak sore, bermalam di pondok gunung, lalu melanjutkan perjalanan ke puncak setelah tengah malam. Kedua, mulai pendakian pada malam hari dan terus mendaki tanpa istirahat panjang, meski tetap disarankan beristirahat sebentar di pondok jika perlu. Perlu diingat, suhu menjelang fajar di puncak bisa mencapai 0℃ dan akan terasa lebih dingin saat berhenti bergerak. (ALF)***























Leave a Reply