Inilah Momen Bersejarah Presiden Prabowo Subianto Bicara di Sidang Umum PBB ke-80 di New York

Presiden Prabowo Subianto hadiri Sidang Umum PBB ke-80 di New York, jadi momen penting diplomasi Indonesia.

instagram.com/presidenrepublikindonesia

Judul Clickbait (17 kata):
Inilah Momen Bersejarah Presiden Prabowo Subianto Bicara di Sidang Umum PBB ke-80 di New York

Deskripsi (130 karakter):
Presiden Prabowo Subianto hadiri Sidang Umum PBB ke-80 di New York, jadi momen penting diplomasi Indonesia.

Keywords:
Prabowo Subianto PBB, Presiden RI di PBB, Sidang Umum PBB 2025, diplomasi Indonesia, pidato Prabowo di PBB, Indonesia Global South, kunjungan kerja Prabowo


Inilah Momen Bersejarah Presiden Prabowo Subianto Bicara di Sidang Umum PBB ke-80 di New York

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi bertolak ke New York, Amerika Serikat, pada Jumat malam, 19 September 2025. Kehadirannya di Kota PBB tersebut untuk menghadiri Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang menjadi agenda penting dalam diplomasi Indonesia di kancah global.

Setibanya di Bandar Udara Internasional John F. Kennedy pada Sabtu sore, Presiden Prabowo langsung disambut hangat oleh masyarakat Indonesia di perantauan. Para diaspora berkumpul di depan hotel tempat Presiden menginap, melambaikan bendera Merah Putih sambil menyuarakan semangat dukungan.

Momen spesial pun hadir ketika dua anak diaspora, mengenakan pakaian adat nusantara, memberikan karangan bunga kepada Presiden yang menyambut dengan penuh kehangatan.

Pidato di Debat Umum PBB

Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato dalam sesi Debat Umum PBB pada 23 September 2025. Ia akan berbicara di urutan ketiga, setelah Presiden Brasil dan Presiden Amerika Serikat. Hal ini menjadi simbol penting posisi Indonesia yang semakin diperhitungkan di dunia internasional.

Dalam kesempatan itu, Indonesia akan menegaskan perannya sebagai pemimpin Global South yang konsisten menyuarakan agenda reformasi tata kelola dunia. Pemerintah menekankan bahwa forum ini bukan sekadar partisipasi, melainkan momentum untuk memperjuangkan keadilan dan inklusivitas di panggung global.

Lawatan Diplomatik ke Negara Lain

Selain agenda di PBB, Presiden Prabowo juga melanjutkan kunjungan kerja ke beberapa negara. Pada 24 September, ia dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Kanada di Ottawa. Kemudian pada 26 September, Presiden akan berada di Den Haag, Belanda, untuk melakukan pertemuan dengan Raja Belanda dan Perdana Menteri sementara.

Sebelum tiba di New York, pesawat kepresidenan sempat singgah di Osaka, Jepang, untuk pengisian bahan bakar. Presiden juga menyempatkan diri mengunjungi Paviliun Indonesia di Osaka Expo 2025, menandai dukungan terhadap promosi budaya dan ekonomi nasional di panggung internasional.

Antusiasme Diaspora Indonesia

Kehadiran Presiden di New York juga disambut penuh antusias oleh mahasiswa dan masyarakat Indonesia. Mereka mengaku bangga karena Indonesia bisa tampil di forum dunia dengan posisi strategis. Banyak yang berharap kehadiran Presiden menjadi wadah aspirasi bagi diaspora serta memperkuat citra Indonesia di mata internasional.

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Sidang Umum PBB ke-80 menjadi momen diplomasi bersejarah. Selain menguatkan posisi Indonesia di forum global, lawatan ini juga menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperjuangkan kepentingan negara berkembang di tengah dinamika dunia.(ALF)***