Centrea.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sebuah rumah milik seorang pemeriksa pajak yang berlokasi di kawasan Malang, Jawa Timur. Penggeledahan yang berlangsung pada Selasa dan Rabu pekan ini dilakukan dalam rangka pengembangan kasus dugaan korupsi pengajuan pajak di KPP Pratama Banjarmasin.
Tindakan paksa oleh tim penyidik ini menjadi bagian dari upaya pengumpulan bukti tambahan untuk membongkar tuntas skandal penyimpangan pajak tersebut. Dari hasil penggeledahan di Malang, tim penyidik berhasil menyita barang bukti berharga berupa logam mulia emas seberat 1,3 kilogram.
Selain emas batangan, petugas KPK turut mengamankan uang tunai dalam mata uang rupiah senilai Rp 100 juta di lokasi. Dilanisr melalui Detik pada Kamis (13/08), juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya penyitaan aset penting tersebut untuk dipelajari lebih lanjut oleh penyidik. Selain di Malang, rangkaian operasi penggeledahan kasus ini juga menyasar beberapa lokasi strategis lainnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Petugas menyisir area Kanwil Pajak Surakarta serta sejumlah tempat di Klaten, Jombang, hingga Surabaya untuk mencari bukti krusial. Dalam rangkaian penggeledahan di tempat-tempat tersebut, penyidik menyita berbagai dokumen serta perangkat elektronik yang diduga berkaitan kuat dengan perkara.
Sebelum menyisir kawasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, KPK juga telah mendatangi lokasi lain di Bandung dan Tangerang. Dalam penggeledahan di Bandung sebelumnya, penyidik menemukan uang tunai sebesar USD 110 ribu, sedangkan di Tangerang diamankan USD 40 ribu. Seluruh barang bukti bernilai fantastis tersebut kini disita untuk dianalisis guna melengkapi konstruksi hukum perkara korupsi ini.
Kasus korupsi pengajuan pajak ini sendiri telah menyeret mantan Kepala KPP Madya Banjarmasin, Mulyono, sebagai tersangka utama. Mulyono sebelumnya terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar oleh KPK pada awal Februari lalu. Selain Mulyono, KPK juga menetapkan seorang anggota tim pemeriksa pajak dan manajer keuangan dari pihak swasta sebagai tersangka. Seluruh bukti elektronik, dokumen, serta uang dan logam mulia yang didapatkan akan ditelaah secara mendalam oleh tim penyidik. ***RHN
























Leave a Reply