Selama bulan Ramadhan, banyak orang cenderung mengurangi aktivitas fisik karena khawatir tubuh menjadi lemas saat berpuasa.
Padahal, tetap bergerak dengan aktivitas ringan seperti peregangan justru dapat membantu tubuh tetap bugar.
Peregangan saat puasa menjadi salah satu cara sederhana untuk menjaga fleksibilitas otot, memperlancar aliran darah, serta mengurangi rasa pegal akibat aktivitas harian.
Olahraga berat memang tidak selalu dianjurkan saat berpuasa, tetapi latihan ringan seperti stretching dapat membantu tubuh tetap aktif tanpa menguras energi secara berlebihan.
Gerakan peregangan juga bermanfaat untuk menjaga mobilitas sendi serta membantu otot tetap rileks selama menjalankan ibadah puasa.
Berikut tujuh gerakan peregangan sederhana yang bisa dilakukan selama Ramadhan agar tubuh tetap fleksibel dan sehat.
1. Peregangan Leher
Gerakan ini sangat cocok bagi orang yang sering duduk lama atau bekerja di depan layar.
Caranya cukup memiringkan kepala perlahan ke kanan dan kiri, lalu tahan beberapa detik di setiap sisi.
Peregangan ini membantu mengurangi ketegangan pada otot leher dan bahu.
2. Shoulder Stretch
Peregangan bahu membantu mengurangi rasa kaku yang sering muncul setelah beraktivitas seharian.
Rentangkan satu tangan ke depan tubuh, kemudian tarik perlahan dengan tangan lainnya.
Tahan selama 10–15 detik sebelum berganti sisi.
3. Side Stretch
Gerakan peregangan ini efektif untuk melenturkan otot samping tubuh.
Berdiri tegak, angkat satu tangan ke atas, lalu condongkan tubuh ke sisi berlawanan.
Gerakan ini membantu membuka area pinggang dan meningkatkan fleksibilitas tubuh bagian atas.
4. Cat and Cow Stretch
Gerakan ini sering digunakan dalam latihan yoga untuk meningkatkan mobilitas tulang belakang.
Posisi awal dimulai dengan tangan dan lutut menyentuh lantai, kemudian lengkungkan punggung ke atas dan ke bawah secara perlahan.
Peregangan ini membantu mengurangi ketegangan di punggung.
5. Hamstring Stretch
Otot hamstring sering terasa kaku jika tubuh jarang bergerak.
Untuk melakukan gerakan ini, duduklah dengan satu kaki lurus ke depan, lalu condongkan tubuh perlahan ke arah kaki.
Peregangan ini membantu menjaga fleksibilitas otot paha belakang.
6. Quadriceps Stretch
Gerakan ini bertujuan untuk meregangkan otot paha depan.
Berdiri dengan satu kaki, kemudian tarik kaki lainnya ke arah belakang hingga tumit mendekati bokong.
Peregangan ini membantu menjaga keseimbangan dan fleksibilitas kaki.
7. Child’s Pose Stretch
Gerakan ini dikenal sebagai salah satu peregangan yang menenangkan tubuh.
Posisi dilakukan dengan duduk di atas tumit lalu menundukkan tubuh ke depan hingga dahi mendekati lantai.
Peregangan ini membantu merilekskan punggung, bahu, serta pikiran.
Melakukan peregangan selama Ramadhan dapat menjadi kebiasaan sehat yang membantu tubuh tetap aktif tanpa menguras energi.
Waktu terbaik untuk melakukan stretching biasanya sebelum berbuka puasa, setelah berbuka, atau setelah shalat tarawih.
Dengan melakukan peregangan secara rutin, tubuh dapat tetap fleksibel, otot tidak mudah kaku, serta stamina tetap terjaga selama menjalankan ibadah puasa.
Menjaga kesehatan tubuh selama Ramadhan tidak harus selalu melalui olahraga berat.
Gerakan peregangan sederhana sudah cukup untuk membantu tubuh tetap bugar, meningkatkan kelenturan otot, serta menjaga keseimbangan tubuh selama menjalani aktivitas sehari-hari. (FIR)***




















Leave a Reply