Update baru dari OpenAI, ChatGPT bisa Membuka Aplikasi Interaktif!

Sumber: Zillow
Sumber: Zillow

BANGUN IDE – OpenAI meluncurkan cara baru untuk developer dalam membangun aplikasi lewat ChatGPT. Pada hari Senin kemarin, pengguna chat GPT sekarang bisa mengakses aplikasi interaktif seperti Booking.com, Expedia, Spotify, Figma, Coursera, Zillow, dan Canva. Open AI meluncurkan preview SDK, perangkat yang digunakan developer untuk membangun aplikasi tersebut.

Sistem baru ini merupakan upaya terbaru OpenAI untuk membangun ekosistem aplikasi di sekitar produk AI andalannya, ChatGPT. Peluncuran ini mengikuti eksperimen sebelumnya seperti GPT Store, yang memungkinkan pengembang membuat aplikasi interaktif.

Namun berbeda dengan GPT Store yang berfungsi sebagai toko aplikasi terpisah, sistem yang diluncurkan pada hari Senin ini menghadirkan aplikasi langsung di dalam respons ChatGPT, memungkinkan pengguna memanggil alat pihak ketiga saat berdialog seperti biasa.

Pendekatan ini memberi pengembang jangkauan distribusi yang lebih luas sekaligus menghadirkan pengalaman yang lebih kaya bagi pengguna.

Dengan mengetik nama aplikasi tertentu di ChatGPT, pengguna dapat mengambil konten dari berbagai layanan. Misalnya, pengguna bisa berkata, “Figma, ubah sketsa ini menjadi diagram,” untuk memanggil aplikasi Figma, atau “Coursera, ajari saya tentang machine learning,” untuk membuka Coursera.

Dalam demonstrasi aplikasi Zillow, pengguna dapat meminta ChatGPT mencari apartemen di area tertentu dengan kisaran harga spesifik. ChatGPT kemudian menampilkan peta interaktif berisi pilihan properti, dan pengguna bisa melanjutkan percakapan untuk mempelajari detail tiap lokasi.

ChatGPT juga dapat secara otomatis menampilkan aplikasi yang relevan ketika dirasa bermanfaat. Misalnya, jika seseorang meminta daftar lagu untuk pesta akhir pekan, ChatGPT mungkin memunculkan aplikasi Spotify.

Ke depan, OpenAI berencana menambahkan aplikasi seperti DoorDash, Instacart, Uber, dan AllTrails ke dalam ChatGPT.

OpenAI menjelaskan bahwa sistem baru ini dibangun menggunakan Model Context Protocol (MCP), yang memungkinkan pengembang menghubungkan sumber data mereka ke sistem AI. Aplikasi

ChatGPT juga dapat memicu aksi dan menampilkan antarmuka interaktif langsung di dalam percakapan. Beberapa aplikasi bahkan bisa menampilkan video di ChatGPT yang akan disematkan di bagian atas halaman web dan dapat disesuaikan sesuai permintaan pengguna.

Meski demikian, masih belum jelas bagaimana ChatGPT akan memilih layanan ketika ada beberapa perusahaan yang menawarkan fitur serupa, seperti DoorDash dan Instacart.

OpenAI mengakui kemungkinan perusahaan dapat membayar agar aplikasinya lebih sering muncul, tetapi menegaskan bahwa mereka akan tetap memprioritaskan pengalaman pengguna di atas segalanya. (ALF)***