Canva Mengakuisisi Leonardo AI untuk Meningkatkan Peforma Generative AI!

Sumber: Unsplash by Swello
Sumber: Unsplash by Swello

BANGUN IDE – Canva baru saja mengakuisisi Leonardo AI, sebuah perusahaan start up yang bergerak dalam bidang penelitian generative AI. Sepertinya Canva sendiri ingin memperluas dan meningkatkan performa AI dalam aplikasi mereka.

Perusahaan yang berawal di Sydney, Leonardo AI didirikan pada tahun 2022. Awalnya mereka berfokus pada pembuaran aset game.

Akhirnya Leonardo AI memutuskan untuk membangun sebuah platform yang melatih artificial intelligence dalam pembuatan gambar, pelatihan ini dilakukan untuk berbagai industri seperti, fashion, advertising, dan juga arsitektur.

Baru-baru ini Leonardo AI diakuisisi oleh Canva, detail financial-nya memang tidak diberikan secara publik.

Co-founder dan chief product officer canva yakni Cameron Adams mengatakan, akuisisi tersebut terdiri dari uang dan juga saham. Dari kesepakatan tersebut 120 pegawai Leonardo akan bergabung ke dalam tim Canva, termasuk executive team.

Leonardo AI akan tetap menjalan risetnya sendiri walaupun telah diakusisi oleh Canva, bedanya sekarang mereka mendapatkan sumber daya tambahan dengan adanya kesepakatan tersebut.

Kesepakatan ini akan membantu Leonardo AI untuk mempercepat riset, memperdalam dunia generative AI, dan memperluas bisnis mereka.

Canva sendiri telah berinvestasi untuk generative AI sejak Desember 2022, dimulai dengan copywrting asisstant mereka yakni Magic Write.

Leonardo.ai menjadi akuisisi kedelapan Canva secara keseluruhan, serta yang kedua pada tahun ini hanya berselang tiga bulan setelah perusahaan membeli perusahaan desain asal Inggris, Affinity, dengan nilai sekitar $380 juta.

Selain itu, Canva juga telah memiliki sejumlah bisnis lain, termasuk startup presentasi Zeetings, situs foto stok gratis Pixabay dan Pexels, serta aplikasi pembuat mockup produk asal Ceko, Smartmockups. (ALF)***