Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, memiliki beberapa pilihan pemain yang dapat dioptimalkan untuk mengatasi kebuntuan serangan, terutama saat menghadapi lawan kuat seperti China dan Jepang di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Selama ini, Timnas Indonesia terlihat sangat mengandalkan Ole Romeny, penyerang baru dari Oxford United, yang menjadi tulang punggung utama dalam membobol gawang lawan, seperti saat melawan Australia (1-5) dan Bahrain (1-0).
Ketergantungan pada satu pemain menunjukkan bahwa skuad Garuda membutuhkan alternatif lain di lini serang, terutama jika Ole Romeny mengalami kesulitan.
Untungnya, Kluivert memiliki sejumlah pemain yang, meski bukan striker murni, memiliki kemampuan mumpuni dalam mencetak gol.
Berikut adalah beberapa nama yang bisa dipertimbangkan:
Stefano Lilipaly
Stefano Lilipaly, pemain senior berusia 35 tahun, menjadi salah satu harapan untuk memecah kebuntuan Timnas Indonesia melawan China dan Jepang pada Juni 2025. Meskipun usianya paling senior di skuad, performa Lilipaly bersama Borneo FC tetap luar biasa.
Ia berhasil mencetak enam gol dan enam assist di BRI Liga 1 dan ASEAN Club Championship. Kehadiran pemain kelahiran Belanda ini sangat dinantikan untuk kembali menunjukkan tajinya di Timnas Indonesia.
Beckham Putra Nugraha
Beckham Putra Nugraha adalah salah satu nama baru yang dipanggil Patrick Kluivert untuk Timnas Indonesia level senior, meskipun ia sudah sering menjadi langganan di kelompok usia muda.
Ini menjadi kesempatan emas bagi gelandang Persib Bandung ini untuk menarik perhatian Kluivert.
Beckham diharapkan mampu menjadi pemecah kebuntuan, terutama dengan performa apiknya yang berkontribusi tujuh gol dan tiga assist dari 34 pertandingan di berbagai ajang, membantu Persib meraih gelar juara.
Egy Maulana Vikri
Setelah sempat tersingkir dari persaingan, pertandingan melawan China dan Jepang menjadi ajang pembuktian bagi Egy Maulana Vikri bahwa ia masih layak diandalkan skuad Merah Putih.
Sejak debutnya di era Luis Milla, Egy telah mencetak delapan gol dari 27 penampilan bersama Timnas Indonesia.
Modal Egy untuk bersinar semakin besar berkat performa istimewanya bersama Dewa United, di mana ia mencetak 12 gol dan tujuh assist dari 30 laga di BRI Liga 1 2024/2025.
Yakob Sayuri
Meskipun jarang dipanggil dalam setahun terakhir, Yakob Sayuri memiliki kualitas menjanjikan sebagai pemecah kebuntuan.
Dari 23 penampilannya bersama Timnas Indonesia, winger Malut United ini telah mencetak tiga gol. Kontribusinya di level klub juga sangat signifikan, menjadikannya musim terbaiknya dengan 10 gol dan enam assist dari 28 penampilan di BRI Liga 1 2024/2025. Yakob bisa menjadi senjata ampuh bagi Patrick Kluivert.
Marselino Ferdinan
Marselino Ferdinan juga merupakan sosok yang mampu memecah kebuntuan saat Timnas Indonesia kesulitan, seperti yang sudah ia buktikan beberapa kali.
Momen paling berkesan adalah saat ia memborong dua gol yang mengamankan kemenangan 2-0 atas Arab Saudi di putaran ketiga ini.
Pemain berusia 20 tahun dari Oxford United ini telah mencetak lima gol dari 34 penampilannya bersama Timnas Indonesia, sebuah jumlah yang cukup memuaskan untuk usianya.
Dengan adanya beberapa opsi ini, diharapkan Timnas Indonesia memiliki kedalaman skuad yang lebih baik untuk menghadapi tantangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Apakah kehadiran para pemain ini akan memberikan dampak signifikan dalam laga-laga krusial mendatang?(JC)***
























Leave a Reply