5 Kota Besar Dunia Ini Ternyata Tenggelam Lebih Cepat dari Jakarta, Nomor 3 Bikin Kaget!

Bukan cuma Jakarta! Ada 5 kota dunia yang tenggelam lebih cepat tanpa banyak diketahui. Simak faktanya di sini!

Pexels/Tom Fisk

5 Kota di Dunia yang Diam-diam Tenggelam Lebih Cepat dari Jakarta

Jakarta selama ini dikenal sebagai salah satu kota yang paling cepat tenggelam di dunia. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa kota besar lainnya yang justru tenggelam lebih cepat daripada ibu kota Indonesia? Fenomena ini umumnya disebabkan oleh penurunan permukaan tanah (subsidence), naiknya permukaan air laut, dan aktivitas manusia yang tidak ramah lingkungan.

Berikut lima kota di dunia yang kini berada dalam kondisi darurat tenggelam, bahkan lebih cepat dari Jakarta:


1. Tianjin, Tiongkok

Tianjin mengalami penurunan tanah hingga 5,2 cm per tahun, lebih tinggi dibanding Jakarta. Aktivitas industri berat dan eksploitasi air tanah secara besar-besaran menjadi penyebab utamanya. Kota ini juga terletak dekat pantai, yang membuatnya semakin rentan terhadap kenaikan air laut.


2. Ho Chi Minh City, Vietnam

Ibukota ekonomi Vietnam ini menghadapi penurunan tanah hingga 4 cm per tahun. Pertumbuhan populasi yang pesat dan eksploitasi air tanah secara tak terkontrol menyebabkan permukaan kota ini turun drastis, sementara permukaan laut terus meningkat akibat perubahan iklim.


3. Houston, Amerika Serikat

Houston, kota besar di Texas, juga mengalami penurunan tanah hingga 3-5 cm setiap tahun. Ironisnya, hal ini jarang dibahas secara luas. Penurunan ini disebabkan oleh pengeboran minyak dan pengambilan air tanah dalam jumlah besar.


4. Bangkok, Thailand

Bangkok telah lama dikenal sebagai kota yang perlahan tenggelam. Setiap tahun, kota ini turun sekitar 2-3 cm. Infrastruktur berat, urbanisasi cepat, dan tanah berlumpur membuat kota ini sangat rentan tenggelam, mirip dengan Jakarta.


5. Lagos, Nigeria

Sebagai kota terbesar di Afrika, Lagos menghadapi ancaman besar akibat kenaikan permukaan laut dan penurunan tanah. Dengan kombinasi buruk antara urbanisasi dan perubahan iklim, Lagos diperkirakan akan tenggelam sebagian besar wilayahnya dalam beberapa dekade mendatang.

Ternyata, Jakarta bukan satu-satunya kota besar yang menghadapi ancaman tenggelam. Kota-kota seperti Tianjin, Ho Chi Minh City, dan Houston bahkan mengalami penurunan tanah yang lebih cepat. Hal ini menjadi peringatan global bahwa urbanisasi tanpa pengelolaan lingkungan yang baik bisa membawa bencana. Saatnya dunia membuka mata dan mulai bertindak nyata.(ALF)***