Pelatih asal Belanda, Jason Vermeer, mengungkapkan adanya kelemahan dalam permainan Timnas China yang bisa dimanfaatkan oleh Timnas Indonesia.
Menurutnya, jika titik lemah tersebut mampu dimaksimalkan, tim asuhan Patrick Kluivert berpeluang besar untuk meraih hasil positif.
Sebagai informasi, Vermeer merupakan asisten pelatih Beijing Guoan, salah satu klub yang berkompetisi di Liga Super China.
Dengan latar belakang tersebut, Vermeer memiliki pemahaman mendalam mengenai gaya bermain serta karakteristik para pemain China.
Ia pun mengikuti dengan cermat perjalanan China menuju laga melawan Indonesia di matchday ke-9 Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Menurut Vermeer, China harus memperbaiki kualitas pengambilan keputusan terutama saat melakukan umpan, agar tidak mudah melakukan kesalahan saat menghadapi Indonesia.
1. Kelemahan yang Dapat Dieksploitasi
China dijadwalkan menghadapi Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 5 Juni mendatang.
The Team Dragons membutuhkan kemenangan untuk menjaga harapan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 tetap hidup.
Menjelang pertandingan krusial tersebut, Vermeer menyoroti bahwa salah satu kelemahan utama China adalah kecenderungan pemainnya yang terburu-buru dalam mengambil keputusan, khususnya dalam situasi krusial di lini serang.
“Menurut saya, pemain China terlalu cepat dalam mengambil keputusan untuk mengirim umpan terakhir,” ujar Vermeer seperti dikutip dari Xinhua, Kamis (29/5/2025).
“Idealnya, pemain harus bisa lebih tenang, berani menggiring bola, menggunakan kemampuan individu, dan menjaga penguasaan bola dengan sabar,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran pemain seperti Wang Yudong, Xie Wenneng, Wei Shihao, dan Lin Liangming yang punya kecepatan dan teknik untuk menciptakan peluang.
Vermeer menilai, jika China terlalu mengandalkan umpan panjang dan duel udara, maka striker mereka yang kurang unggul dalam penguasaan bola akan kesulitan mencetak gol.
2. Laga Diprediksi Berlangsung Ketat
China yang kini diasuh Branko Ivankovic punya kepercayaan diri setelah mengalahkan Indonesia 2-1 pada pertemuan pertama di Oktober 2024.
Namun, hasil tersebut belum tentu bisa diulang, karena kini Timnas Indonesia telah memasuki fase baru bersama pelatih Patrick Kluivert dan akan bermain di depan publik sendiri.
Indonesia juga membawa semangat untuk membalas kekalahan tersebut. Kemenangan menjadi harga mati bagi Skuad Garuda demi menjaga peluang tampil di Piala Dunia 2026, baik melalui jalur langsung maupun lewat babak keempat kualifikasi.
Setelah menghadapi China, Indonesia akan bertandang ke Jepang dan bermain di Stadion Suita pada 10 Juni 2025.
Dua pertandingan ini sangat menentukan bagi langkah Skuad Garuda dalam mewujudkan impian tampil di ajang Piala Dunia.
Saat ini, Indonesia berada di posisi keempat klasemen sementara dengan sembilan poin.(JC)***
























Leave a Reply