Kemenag Ingatkan Jemaah Haji, PPIH: Hati-Hati

PPIH dari Kementerian Agama mengingatkan para jemaah haji untuk berhati-hati mengemas barang bawaan. Imbauan ini disampaikan menyusul adanya kejadian ini!

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dari Kementerian Agama mengingatkan para jemaah haji asal Indonesia untuk lebih berhati-hati dalam mengemas barang bawaan, terutama makanan.

Imbauan ini disampaikan menyusul adanya kejadian di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, di mana koper salah satu jemaah diperiksa secara ketat karena kemasan yang mencurigakan.

Menurut Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Abdul Basir, koper tersebut dibungkus sangat rapat dengan lakban hingga menimbulkan kecurigaan petugas bandara Arab Saudi.

Setelah dibuka, ternyata isinya hanya makanan kering. Ia mengimbau agar jemaah mengemas makanan secara wajar agar tidak menimbulkan hambatan saat pemeriksaan di bandara.

Abdul Basir menegaskan bahwa pengemasan yang tidak sesuai standar bisa mengganggu kelancaran proses keberangkatan menuju Makkah.

Pemeriksaan bandara sangat ketat, sehingga pengemasan berlebihan justru berpotensi membuat jemaah tertahan lebih lama.

Ia juga menyoroti peningkatan layanan bandara bagi jemaah haji yang kini jauh lebih cepat dan efisien, baik bagi pengguna jalur fast track maupun reguler.

Layanan fast track hanya memakan waktu sekitar 20 menit, sedangkan jalur reguler pun kini tak lebih dari satu jam.

Meski layanan semakin baik, kelancaran tetap bergantung pada kepatuhan jemaah terhadap aturan. Salah satunya adalah memakai pakaian ihram sebelum tiba di Arab Saudi. Jika tidak, proses akan semakin lama karena harus berganti pakaian terlebih dahulu.

Terakhir, Abdul Basir mengingatkan bahwa sistem pelayanan terus berkembang, termasuk penggunaan bus dengan lift untuk lansia.

Berdasarkan hal tersebut, jemaah diharapkan dapat menyesuaikan diri agar pelayanan optimal dapat dirasakan sepenuhnya.(JC)***